Taksi drone yang membawa karung beras terbang di pusat kota Seoul, SE Asia News & Top Stories

Taksi drone yang membawa karung beras terbang di pusat kota Seoul, SE Asia News & Top Stories


SEOUL • Sebuah taksi drone dan pengiriman drone diuji di ibu kota Korea Selatan kemarin karena negara tersebut semakin dekat untuk meluncurkan kendaraan udara tak berawak pada tahun 2025.

Acara di dekat Sungai Han Seoul, menawarkan sekilas ke masa depan dan seperti apa kendaraan terbang di kota berpenduduk padat.

Korea Selatan menginvestasikan sekitar 24,5 miliar won (S $ 29,7 juta) hingga akhir 2022 untuk mengembangkan apa yang disebut Sistem K-Drone.

Demonstrasi di taman tepi sungai yang tenang dimulai dengan penerbangan beberapa drone kecil yang dirancang untuk memantau kondisi lalu lintas dan memperingatkan operator drone tentang potensi bahaya.

Sebuah sirene berbunyi untuk memberi sinyal keadaan aman sebelum drone dua tempat duduk yang lebih besar, yang dibuat oleh perusahaan China EHang, mulai lepas landas.

Tidak ada penumpang manusia di dalam drone selebar 5,6m itu karena peraturan keselamatan. Sebaliknya, ia membawa 70 kg karung beras di kursinya.

Kendaraan meluncur di atas sungai selama sekitar 10 menit pada ketinggian 36m dan mencapai kecepatan hingga 50kmh.

Ketika baterai listrik kendaraan udara otomatis kelas penumpang EHang 216 terisi penuh, ia dapat terbang selama 30 menit, menurut Mr Bill Choi, kepala bisnis Asia EHang.

Drone perusahaan sudah digunakan di China untuk pengiriman, pemadam kebakaran dan beberapa tujuan pariwisata, katanya.

Taksi terbang dan kendaraan otonom lainnya di langit mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah saat ini, tetapi diperkirakan akan menjadi bisnis besar suatu hari nanti.

McKinsey & Co memperkirakan ukuran pasar potensial untuk drone bisa mencapai US $ 46 miliar (S $ 62 miliar) di Amerika Serikat saja pada tahun 2026.

Di Jepang, bisa mencapai US $ 20 miliar pada 2025, menurut perkiraan oleh drone start-up SkyRobot.

Korea Selatan memperkirakan bahwa pasar lokalnya untuk kendaraan udara akan menjadi sekitar 13 triliun won pada tahun 2040.

Acara kemarin adalah bagian dari serangkaian tes taksi drone tak berawak dan pengiriman drone yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas perkotaan.

Awalnya, mobil terbang akan dikendalikan oleh pilot manusia di dalamnya dan akan terlihat lebih seperti helikopter kecil, kata wakil direktur Seo Jeong Seok dari departemen yang mengawasi drone di Kementerian Transportasi Korea Selatan.

BLOOMBERG


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author