Sepak Bola: Gabriel Paulista meneteskan air mata dengan pembicaraan tentang pertempuran degradasi Valencia setelah kalah dari Getafe, Berita Sepak Bola & Cerita Teratas

Sepak Bola: Gabriel Paulista meneteskan air mata dengan pembicaraan tentang pertempuran degradasi Valencia setelah kalah dari Getafe, Berita Sepak Bola & Cerita Teratas


(REUTERS) – Bek Valencia Gabriel Paulista menangis saat wawancara pasca pertandingan pada Sabtu (27 Februari) ketika dikabarkan bahwa timnya berada dalam pertarungan degradasi setelah kekalahan 3-0 di Getafe membuat mereka enam poin di atas La Zona degradasi Liga.

Ditanya bagaimana rasanya beralih dari menantang kualifikasi Liga Champions setiap tahun menjadi melihat dengan gugup di tempat degradasi, pemain Brasil itu kehilangan ketenangan dan hampir tidak bisa merespons.

“Mendengar itu mengerikan, ketika Anda mempertimbangkan seberapa besar klub Valencia dan kemudian mendengar (tentang ancaman degradasi) itu mengerikan,” katanya kepada penyiar Movistar Plus.

“Tapi kami akan membalikkan keadaan ini, kami memiliki banyak pertandingan tersisa dan kami akan meningkatkan dan mengembalikan Valencia ke tempat yang pantas mereka dapatkan.”

Pewawancara mengucapkan semoga sukses kepada Gabriel sebelum mengakhiri segmen tersebut dan pemain tersebut terus meneteskan air mata sebelum dihibur oleh petugas pers Valencia.

Juara liga enam kali dan runner-up Liga Champions pada 2000 dan 2001, Valencia adalah salah satu klub terbesar Spanyol tetapi telah mengalami banyak pasang surut dalam dekade terakhir.

Mereka mengalami kebangkitan baru-baru ini yang membuat mereka lolos ke Liga Champions dalam beberapa musim berturut-turut dan memenangkan Copa del Rey tetapi telah mengalami penurunan sejak pelatih Marcelino dipecat pada 2019 setelah berselisih dengan pemilik Singapura Peter Lim.

Mereka mencapai perempat final Liga Champions tahun lalu tetapi telah mencapai titik nadir musim ini di tengah krisis keuangan yang diperburuk oleh pandemi virus corona.

Mereka harus berpisah dengan sejumlah pemain berpengaruh di tahun 2020 tanpa mendatangkan pemain baru.

Kegagalan transfer menyebabkan pelatih Javi Gracia menawarkan pengunduran dirinya pada Oktober sebelum menariknya.

Tetapi hasil semakin buruk bagi Valencia, yang duduk di urutan ke-14 dalam klasemen dengan 27 poin setelah hanya memenangkan tiga dari 16 pertandingan liga terakhir mereka.

Musim ini sangat sulit bagi kami, kata Gabriel.

“Kami adalah Valencia dan kami harus berjuang untuk mendapatkan lencana ini, klub ini layak mendapatkan lebih karena kami tidak melakukan sesuatu dengan benar, kami harus mencoba dan melakukan lebih banyak lagi.”


Dipublikasikan oleh : Hongkong Pools

About the author