Di tengah ketegangan dengan China, eksportir gandum Australia menarik diri dari pasar utama, Australia / NZ News & Top Stories

Polisi Malaysia menghadapi aksi pemerkosaan terhadap tahanan remaja di penjara Sarawak, SE Asia News & Top Stories


PETALING JAYA (THE STAR / ASIA NEWS NETWORK) – Sebelas polisi kemungkinan besar akan dipecat atau diturunkan pangkatnya atas pemerkosaan seorang gadis berusia 16 tahun yang diduga dilakukan oleh seorang tahanan pria di sebuah penjara polisi di Miri, Sarawak.

Direktur Departemen Standar Integritas dan Kepatuhan (JIPS) markas besar kepolisian Malaysia, Komisaris Zamri Yahya, mengatakan departemen telah menyelidiki kasus dan kesalahan personel dalam insiden tersebut.

“Selain tindak pidana yang dilakukan terhadap dua personel polisi, akan dilakukan tindakan (penurunan pangkat atau pemecatan) terhadap 11 perwira senior dan yunior lainnya yang ditemukan gagal, dan lalai menjalankan tugasnya,” katanya dalam keterangan tertulis. Senin (15 Feb).

Pada 9 Februari, dua polisi mengaku tidak bersalah ketika mereka didakwa berdasarkan Undang-Undang Anak 2001 sehubungan dengan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di penjara pada 9 Januari.

Seorang pria lain juga menuntut persidangan setelah dia dituduh memperkosa gadis itu di tempat yang sama.

Menghadapi kemarahan publik atas pemerkosaan yang mengejutkan di dalam sebuah kantor polisi, polisi telah berjanji tidak akan ada penutupan.

Berdasarkan laporan polisi yang diajukan oleh korban, dia ditahan pada 8 Januari untuk membantu penyelidikan kasus perjudian ilegal.

Namun saat dalam tahanan, katanya, seorang tahanan pria dari sel lain membuka pintu pengunciannya antara pukul 04.00 dan 05.00 pada 9 Januari, sebelum membawanya ke toilet stasiun untuk memperkosanya.

Pemerkosa yang diduga memiliki kunci sel remaja itu.

Yang mengherankan, pintu sel yang menampung 12 tahanan laki-laki, termasuk tersangka pemerkosa, tidak dikunci.

Pada 8 Februari, komisaris polisi Sarawak Komisaris Aidi Ismail mengatakan dua personel polisi yang bertugas selama insiden tersebut telah ditangguhkan menunggu penyelidikan atas masalah tersebut.

Dia juga mengatakan sistem CCTV di penguncian hanya dapat menampilkan rekaman secara real-time tetapi tidak dapat merekam apa pun, menambahkan bahwa kejahatan telah terjadi di toilet di mana tidak ada CCTV.


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author