Polisi Honduras menangkap lima orang setelah gerombolan 600 orang Italia digantung, Berita Dunia & Berita Utama

Polisi Honduras menangkap lima orang setelah gerombolan 600 orang Italia digantung, Berita Dunia & Berita Utama


TEGUCIGALPA (REUTERS) – Polisi Honduras pada Jumat (9 Juli) menangkap lima tersangka atas peran mereka dalam membunuh seorang pria Italia, yang digantung oleh massa lebih dari 600 penduduk desa sebagai pembalasan karena diduga membunuh seorang pria tunawisma, kata pemerintah.

Penduduk desa pada hari Kamis menyerang Giorgio Scanu yang berusia 65 tahun dengan batu, tongkat dan parang di kediamannya di kota Santa Ana de Yusguare, di departemen Choluteca selatan Honduras, kata kementerian keamanan.

Massa datang setelah Scanu setelah dia diduga memukuli seorang pria tunawisma berusia 78 tahun sampai mati pada hari Rabu karena merusak tanaman hias di kebunnya, menurut laporan polisi berdasarkan keluhan dari penduduk setempat.

“Lebih dari 600 warga yang marah memasuki kediaman dan menggunakan tongkat, batu, dan parang untuk membunuh orang Italia yang dituduh membunuh Tuan Juan de Dios Flores,” kata Rebeca Martinez, juru bicara kementerian keamanan.

Bagian dari kediaman Scanu dan sebuah kendaraan dibakar, Martinez menambahkan.

Polisi menangkap lima orang berusia 19 hingga 55 tahun atas pembunuhan Scanu, pensiunan insinyur yang tinggal di kota pedesaan dan memiliki dua anak dan seorang istri yang tinggal di Tegucigalpa, menurut pejabat.

Pihak berwenang mengatakan mereka yakin keluarganya adalah orang Honduras.

Martinez mengatakan pihak berwenang sedang mencari orang lain yang terlibat dalam pembunuhan tanpa pengadilan di Scanu dan bahwa polisi hadir pada saat itu, tetapi tidak dapat menghentikannya karena besarnya massa.

Petugas pemadam kebakaran menyelidiki kebakaran di rumah warga Italia Giorgio Scanu di Honduras, pada 9 Juli 2021. FOTO: AFP

Sepasang suami istri melewati rumah warga Italia Giorgio Scanu yang terbakar di Honduras, pada 9 Juli 2021. FOTO: AFP


Dipublikasikan oleh : https://singaporeprize.co/

About the author