Perusahaan mode Richemont mengonfirmasi kematian desainer Alber Elbaz oleh Covid-19, Life News & Top Stories

Perusahaan mode Richemont mengonfirmasi kematian desainer Alber Elbaz oleh Covid-19, Life News & Top Stories


PARIS (REUTERS) – Perusahaan mode mewah Richemont pada Minggu (25 April) mengonfirmasi kematian desainer Alber Elbaz, dengan mengatakan mantan direktur kreatif di rumah mode Prancis Lanvin telah meninggal karena Covid-19.

Di antara kreasi Elbaz adalah gaun yang dikenakan oleh Meryl Streep ketika dia menerima Oscar untuk Aktris Terbaik 2012 untuk The Iron Lady, sementara penggemar selebriti lainnya termasuk Nicole Kidman, Julianne Moore dan Kate Moss, menurut Women’s Wear Daily.

“Dengan keterkejutan dan kesedihan yang luar biasa saya mendengar tentang kematian mendadak Alber,” kata ketua Richemont Johann Rupert, yang menggambarkan Elbaz sebagai teman tercinta.

“Alber memiliki reputasi yang sangat layak sebagai salah satu tokoh industri yang paling cemerlang dan paling dicintai. Saya selalu terpikat oleh kecerdasan, kepekaan, kemurahan hati, dan kreativitasnya yang tak terkendali,” tambah Rupert.

Perancang, yang dikenal karena karyanya di rumah mode Lanvin dari 2001 hingga 2015, meninggal pada Sabtu di Paris, lapor WWD. Dia berusia 59 tahun.

Sejak 2019 ia bekerja dalam usaha patungan mode dengan Richemont bernama AZ Factory, sebuah perusahaan yang bertujuan memproduksi busana wanita cerdas dengan memadukan keahlian tradisional dengan teknologi.

Elbaz lahir di Maroko dan dibesarkan di Israel sejak usia satu tahun. Ia memulai karir fesyennya pada tahun 1985, bekerja di New York dengan desainer Geoffrey Beene.

Pada tahun 1996 ia menjadi direktur desain di Guy Laroche di Paris, sebelum bergabung dengan Yves Saint Laurent sebagai direktur kreatif merek siap pakai Rive Gauche.

Pada tahun 2001, ia bergabung dengan Lanvin, di mana ia memperoleh kesuksesan kritis dan komersial berdasarkan prinsipnya mengutamakan wanita.

Selama 14 tahun masa jabatannya, Elbaz dikreditkan dengan menghidupkan kembali kekayaan rumah couture Prancis, dengan pakaian modern pada gaun koktail sutra dan desain yang penuh warna dan feminin.

“Itu hanya tentang memberikan kemudahan bagi wanita,” katanya tentang gaunnya dengan ritsleting industri dan pinggiran mentah, dua ciri khas yang dia dirikan untuk Lanvin.

Penjualan Lanvin merosot setelah kepergiannya pada tahun 2015 dan merek tersebut akhirnya dibeli oleh Fosun dari China.

Walikota Paris Anne Hidalgo menggambarkan kematian Elbaz sebagai kesedihan yang luar biasa.

“Alber Elbaz adalah pria yang berbakat dan murah hati, dia sangat mencintai Paris. Dia akan dirindukan,” tulisnya di Twitter.


Dipublikasikan oleh : Toto SGP

About the author