Perkebunan Sime Darby Malaysia mengatakan panel sekuritas menyelidiki pengungkapan hijau, Companies & Markets News & Top Stories

Perkebunan Sime Darby Malaysia mengatakan panel sekuritas menyelidiki pengungkapan hijau, Companies & Markets News & Top Stories


KUALA LUMPUR (REUTERS) – Komisi Sekuritas Malaysia telah memulai penyelidikan terhadap raksasa kelapa sawit Sime Darby Plantations (SDP), kata perusahaan itu pada Kamis (11 Maret), menyusul keluhan oleh badan non-pemerintah setelah larangan AS atas impor atas tuduhan kerja paksa.

Kelompok anti-perdagangan manusia Liberty Shared menuduh produsen minyak sawit berkelanjutan terbesar di dunia melakukan pengungkapan yang salah dalam Laporan Keberlanjutan 2019, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

“Sebagai warga perusahaan yang bertanggung jawab yang terdaftar di bursa Malaysia, Sime Darby Plantations akan bekerja sama sepenuhnya dengan Komisi Sekuritas,” katanya.

Badan pengawas Malaysia tidak segera menanggapi permintaan komentar. Namun, bulan lalu dikonfirmasi kepada Reuters bahwa mereka telah menerima pengaduan, sementara menolak untuk mengungkapkan rincian masalah yang sedang ditinjau.

Pada bulan Desember, bea cukai AS mengeluarkan “perintah menahan rilis” pada perusahaan, setelah Liberty Shared mengajukan petisi kepada Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS tahun lalu untuk melarang produk Sime Darby, mengutip bukti penyalahgunaan tenaga kerja.

Sime Darby menambahkan bahwa pihaknya telah memulai tindakan hukum minggu ini di AS terhadap Duncan Jepson, direktur pengelola Liberty Shared.

“Tujuan dari persidangan adalah untuk mendapatkan informasi penting terkait pengaduan yang diajukan oleh Jepson kepada Komisi Sekuritas Malaysia,” kata Sime.

Keluhan tersebut menuduh perusahaan melakukan pengungkapan yang salah dalam laporan tahun 2019, tambahnya.

Informasi dari pengaduan tersebut sangat penting, kata Sime, menambahkan, “Ini adalah pertama kalinya dalam 200 tahun sejarah SDP kami mengambil tindakan hukum terhadap sebuah LSM (organisasi non-pemerintah).”


Dipublikasikan oleh : https://totohk.co/

About the author