Penjara untuk pengemudi van yang melukai pengendara sepeda motor dan pergi , Berita Pengadilan & Kejahatan & Top Stories

Penjara untuk pengemudi van yang melukai pengendara sepeda motor dan pergi , Berita Pengadilan & Kejahatan & Top Stories


SINGAPURA – Seorang pengemudi mobil van yang berpindah jalur secara tiba-tiba di Jalan Tol Bukit Timah (BKE) pada 7 September 2018, menabrak seorang pengendara sepeda motor dan melukainya cukup parah.

Alih-alih berhenti untuk membantu korban, Zainlai Mashot malah pergi dan menolak mengakui kejahatannya bahkan setelah van sewaan yang dikendarainya dilacak polisi.

Dia mengakui pelanggarannya hanya ketika pihak berwenang mengkonfrontasinya dengan rekaman video kecelakaan itu.

Pada Selasa (1 Juni), pria Singapura berusia 45 tahun itu mengaku bersalah atas pelanggaran yang termasuk menyebabkan luka parah karena tindakan lalai, gagal berhenti setelah kecelakaan, dan memindahkan kendaraan yang terlibat tanpa otoritas polisi.

Dia dipenjara selama dua minggu satu hari, dilarang mengemudi selama dua tahun, dan didenda $2.000.

Pengadilan mendengar bahwa Zainlai sedang mengemudi di BKE menuju Pan-Island Expressway sekitar pukul 07.40 pada hari kejadian ketika dia tiba-tiba beralih dari jalur tengah ke jalur paling kanan.

Sebuah klip video kecelakaan yang diputar di pengadilan menunjukkan van bertabrakan dengan sepeda motor dan korban terlempar ke tanah. Rekaman itu menunjukkan Zainlai mengemudi menjauh dari tempat kejadian.

Korban, saat itu berusia 24 tahun, mengalami patah siku dan beberapa lecet di lengan dan kakinya. Dia dirawat di rumah sakit selama empat hari dan diberi cuti rawat inap selama 50 hari.

Wakil Jaksa Penuntut Umum R. Arvindren mengatakan, sepeda motor rusak dengan goresan dan Zainlai tidak memberikan ganti rugi kepada korban.

Dia menambahkan bahwa Zainlai tidak menyesal karena dia menyangkal menjadi pengemudi van ketika kendaraan itu dilacak.

Untuk meringankan, Zainlai meminta hukuman yang lebih ringan karena harus mengasuh ibu dan tiga putrinya yang masih bersekolah.

Karena menyebabkan luka parah pada pengendara sepeda motor dengan tindakan lalai, Zainlai bisa dipenjara hingga dua tahun atau didenda $5.000.

Karena gagal membantu pengendara sepeda motor yang terluka, dia bisa dipenjara hingga satu tahun atau didenda $3.000.


Dipublikasikan oleh : Togel Singapore

About the author