Penasihat Suu Kyi Australia menghadapi dua dakwaan di Myanmar, SE Asia News & Top Stories

Penasihat Suu Kyi Australia menghadapi dua dakwaan di Myanmar, SE Asia News & Top Stories


NAYPYIDAW (BLOOMBERG) – Seorang penasihat Australia untuk pemimpin sipil Myanmar yang ditahan, Aung San Suu Kyi, sedang diselidiki oleh pihak berwenang di bawah dua tuduhan terpisah, kata juru bicara utama junta pada Selasa (23 Maret).

Sean Turnell, yang ditahan tak lama setelah pengambilalihan militer negara itu dalam kudeta pada 1 Februari, sedang diselidiki atas pelanggaran imigrasi Myanmar dan tindakan rahasia resmi, kata Brigadir Jenderal Zaw Min Tun dalam sebuah pengarahan.

Jika terbukti bersalah, dia bisa menghadapi hukuman penjara beberapa tahun.

“Kami telah mengizinkan Sean Turnell untuk berbicara dengan keluarganya melalui telepon dua kali, dan akan mengizinkannya lebih banyak,” katanya.

Penyelidikan dilakukan ketika militer Myanmar menghadapi sanksi dari AS dan sekutunya dan negara itu telah terlibat dalam protes mematikan.

Lebih dari 260 orang telah terbunuh sejak kudeta tersebut, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik.

Pada hari Senin, AS menjatuhkan putaran terakhir sanksi yang ditargetkan terhadap individu dan entitas di Myanmar termasuk dua divisi militer.

Sebelumnya pada hari itu, Uni Eropa memberlakukan langkah-langkah pembatasannya sendiri pada 11 orang yang bertanggung jawab atas kudeta militer termasuk panglima militer Min Aung Hlaing.

Pekan lalu, rezim militer menumpuk lebih banyak dakwaan terhadap pemimpin yang digulingkan Suu Kyi karena berusaha untuk membenarkan kudeta dan memastikan dia tetap berada di balik jeruji besi.

Dia didakwa melanggar undang-undang antikorupsi, menambah empat dakwaan lain yang diajukan junta sebelumnya.

Selama pengarahan hari Selasa, Brigjen Zaw Min Tun mengancam wartawan untuk tidak berkomunikasi dengan pemerintah paralel yang dibentuk oleh anggota Liga Nasional untuk Demokrasi Suu Kyi yang digulingkan, dengan mengatakan mereka akan menghadapi tindakan hukum untuk melakukannya.

Dia juga mengatakan bahwa junta tidak berniat memulihkan konektivitas internet penuh di Myanmar dalam waktu dekat di tengah pemotongan yang terus-menerus dan meluas sejak kudeta.

“Orang-orang menggunakan internet seluler untuk memicu tindakan merusak,” katanya.


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author