Pemilik bisnis di S'pore diminta untuk menyatakan rincian tenaga kerja di tempat: MTI, Berita Singapura & Top Stories

Pemilik bisnis di S’pore diminta untuk menyatakan rincian tenaga kerja di tempat: MTI, Berita Singapura & Top Stories


SINGAPURA – Pemilik bisnis telah diminta oleh Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) untuk memberikan informasi terbaru tentang nomor staf di tempat mereka.

Ini untuk memungkinkan Pemerintah memantau jumlah orang yang tidak bekerja dari rumah karena Singapura menangani penyebaran Covid-19 selama periode kewaspadaan yang meningkat saat ini.

Seorang juru bicara MTI mengatakan kepada The Straits Times pada hari Sabtu (22 Mei) bahwa persyaratan ini bukanlah hal baru dan diberlakukan tahun lalu karena Singapura secara progresif membuka kembali ekonominya untuk memungkinkan lebih banyak karyawan kembali ke tempat kerja mereka.

Itu ditangguhkan bulan lalu ketika Singapura beralih dari bekerja dari rumah sebagai default. Tetapi perusahaan diberitahu pada hari Jumat bahwa mereka harus memberikan pembaruan lagi.

Juru bicara MTI menambahkan bahwa perusahaan dapat memperbarui nomor tenaga kerja di tempat mereka di portal online GoBusiness Pemerintah.

Singapura sedang dalam tahap dua (peningkatan kewaspadaan) hingga 13 Juni. Selama periode ini, selain bekerja dari rumah sebagai default, ada juga pembatasan pergerakan dan pertemuan sosial.

Pemilik bisnis mengatakan kepada ST bahwa mereka menerima email tentang persyaratan MTI pada hari Jumat dari Postman.gov.sg, alat pemberitahuan massal Pemerintah.

Tetapi beberapa orang tidak yakin tentang keabsahan email tersebut dan mengira pesan tersebut adalah penipuan.

MTI menjelaskan, alat ini digunakan untuk mengirimkan komunikasi massa ke publik secara cepat dan efektif.

Anggota masyarakat dapat merujuk ke situs web untuk lebih jelasnya, tambahnya.

Awal bulan ini, Polisi Lalu Lintas mengklarifikasi bahwa Pemberitahuan Pelanggaran Lalu Lintas yang dikeluarkan adalah asli, setelah sebuah posting online mengklaim bahwa itu adalah penipuan.

Selain menjadikan bekerja dari rumah sebagai default, pemberi kerja juga disarankan untuk mengatur waktu mulai karyawan yang perlu kembali ke tempat kerja, dan menerapkan jam kerja yang fleksibel.

Pertemuan sosial di tempat kerja juga tidak diperbolehkan.

Pada hari Sabtu, Singapura melaporkan 29 kasus Covid-19 baru, termasuk 22 di masyarakat.


Dipublikasikan oleh : Togel Singapore

About the author