Pejabat Malaysia mengatakan bank atas 'turis balas dendam' untuk meningkatkan sektor perjalanan domestik, SE Asia News & Top Stories

Pejabat Malaysia mengatakan bank atas ‘turis balas dendam’ untuk meningkatkan sektor perjalanan domestik, SE Asia News & Top Stories


PETALING JAYA (THE STAR / ASIA NEWS NETWORK) -Malaysia mengandalkan “turis balas dendam” domestik untuk meningkatkan sektor perjalanan rekreasi yang rusak setelah aman untuk berlibur lagi, seorang pejabat pariwisata mengatakan pada Selasa (9 Maret).

“Turis domestik kami menunggu untuk melakukan perjalanan lagi, terutama perjalanan antarnegara bagian. Jika mereka diizinkan melintasi perbatasan negara, mereka akan melakukannya,” kata Direktur Jenderal Pariwisata Malaysia Zulkifly Md Said, sebuah lembaga pemerintah.

Zulkifly mengatakan agensinya telah mengamati pergerakan perjalanan yang menggembirakan dengan pencabutan larangan perjalanan antar distrik baru-baru ini.

“Hotel-hotel menerima tamu staycation akhir pekan. Karena orang-orang sudah lama betah di rumah, mereka ingin sekadar bersantai di hotel dan jalan-jalan di kota,” ujarnya saat peluncuran travel fair ITB Berlin Now.

Istilah “pariwisata balas dendam” menggambarkan keinginan besar orang untuk bepergian setelah terjebak di rumah karena pandemi Covid-19.

Tetapi Zulkifly memperingatkan bahwa pelancong dan operator pariwisata perlu mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Pelajaran dipetik dari peningkatan kasus menjelang akhir tahun lalu (ketika perjalanan antarnegara diizinkan),” katanya, merujuk pada contoh orang yang tidak mematuhi prosedur operasi standar (SOP) pemerintah tentang pencegahan kesehatan.

Mr Zulkifly mengatakan Malaysia juga sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan “izin kesehatan”, seperti Kartu Perjalanan Asosiasi Transportasi Udara Internasional, untuk memfasilitasi perjalanan pasca-pandemi.

“Kami membutuhkan dokumen valid yang dapat diterima sebagai permulaan, di kawasan Asean. Dokumen tersebut juga tidak boleh mudah dipalsukan demi keselamatan para pemudik dan juga keamanan negara tujuan mereka,” ucapnya.

Sementara itu, pemerintah mulai Rabu (10 Maret) akan mengizinkan warga Malaysia yang tinggal di negara bagian dan teritori dengan gerakan tier-3 yang lebih santai untuk menyeberang ke wilayah lain dengan pembatasan serupa untuk menikmati hari libur domestik.

Malaysia memiliki tiga tingkatan Movement Control Order (MCO) berskala besar, dengan MCO menjadi yang paling ketat, mengharuskan polisi memblokir jalan dan pemeriksaan rutin di tempat bisnis oleh pihak berwenang untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

MCO Bersyarat lapis kedua sekarang diberlakukan di Selangor, Johor, Penang, Kedah, Kelantan, negara bagian Negeri Sembilan, Sarawak dan Perak, dan wilayah federal Kuala Lumpur, dengan pertemuan massal umumnya terbatas.

Pengekangan tier-3 disebut Recovery MCO, dengan sebagian besar sektor bisnis dibuka kembali. Wilayah-wilayah ini berada di bawah RMCO: negara bagian Melaka, Pahang, Terengganu, Sabah dan Perlis, serta wilayah federal Putrajaya dan Labuan.

Pengumuman Menteri Senior Keamanan Ismail Sabri Yaakob tersebut berarti bahwa hanya penduduk di wilayah RMCO yang diizinkan melakukan perjalanan untuk tujuan liburan ke area RMCO lainnya ini.

Mereka tidak dapat melakukan tur liburan ke wilayah CMCO.

Pemerintah telah melarang selama hampir dua bulan perjalanan antar negara bagian karena berusaha menurunkan beban kasus virus korona harian.

Menteri Senior Keamanan Ismail Sabri Yaakob yang bepergian dari satu kawasan RMCO ke kawasan lain untuk liburan harus melakukannya hanya dengan menggunakan kendaraan yang disediakan oleh agen perjalanan.

Dan operator kendaraan ini harus meminta izin polisi sebelumnya untuk melakukan perjalanan antarnegara bagian.

“Perjalanan untuk tujuan wisata menggunakan kendaraan pribadi tidak diperbolehkan. Ini karena polisi akan kesulitan memantau pergerakan dibandingkan dengan menggunakan transportasi yang disediakan oleh perusahaan wisata,” kata Datuk Seri Ismail Sabri dalam briefing keamanan Covid-19 hariannya.

Kalau naik bus, misalnya dari Putrajaya untuk liburan ke Melaka, mereka tidak bisa singgah di kawasan CMCO yang mereka lewati seperti Negeri Sembilan, katanya.

MCO yang diberlakukan di sebagian besar negara bagian dan teritori mulai pertengahan Januari dilonggarkan ke CMCO tingkat-2 Jumat lalu (5 Maret) karena kasus virus korona cenderung turun, setelah mencapai rekor tertinggi 5.728 kasus harian pada 30 Januari.

Korban harian dari kasus baru yang dilaporkan pada hari Selasa adalah 1.280 – yang tercatat terendah tahun ini.

Jumlah kasus aktif – orang yang dirawat karena virus di rumah sakit dan di pusat pemerintahan – mencapai 18.704 pada hari Selasa, turun tajam dari puncaknya di 52.186 pada 10 Februari.


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author