Kecelakaan LRT di KL: Lima Korban Masih di Rumah Sakit, SE Asia News & Top Stories

Kecelakaan LRT di KL: Lima Korban Masih di Rumah Sakit, SE Asia News & Top Stories


KUALA LUMPUR • Lima korban tabrakan kereta light rail transit (LRT) Kuala Lumpur masih dirawat di rumah sakit, dengan 62 lainnya dipulangkan setelah menerima perawatan medis, operator transportasi umum Prasarana Malaysia mengatakan kemarin.

Dari lima orang tersebut, tiga telah ditempatkan di bangsal normal dan diperkirakan akan dipulangkan dalam dua hingga tujuh hari ke depan, kata kepala eksekutif Prasarana Norlia Noah.

Dia menambahkan bahwa Prasarana akan memberikan pembayaran itikad baik kepada para korban kecelakaan. Operator LRT sebelumnya mengatakan setiap korban akan menerima bantuan segera sebesar RM1.000 (S$320).

Madam Norlia mengatakan bahwa 130 dari 213 penumpang telah diidentifikasi sejauh ini, termasuk 12 orang asing dari Indonesia, Filipina, Iran, Bangladesh, dan bagian lain dari Timur Tengah.

Tabrakan terjadi pada Senin malam, ketika salah satu kereta – gerbong kosong dengan pengemudi – tiba-tiba bergerak ke arah yang berlawanan dan menabrak gerbong lain yang penuh dengan penumpang di sebuah terowongan di dekat stasiun Pusat Kota Kuala Lumpur.

Kereta LRT Kelana Jaya biasanya tanpa pengemudi dan dikendalikan dari pusat komando.

Madam Norlia kemarin meminta maaf atas kejadian tersebut dan cara Prasarana awalnya menanganinya.

“Kami kecewa dengan kejadian ini karena telah merusak catatan baik jalur LRT Kelana Jaya yang telah beroperasi selama 23 tahun terakhir,” katanya seraya menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan perbaikan di terowongan tempat kecelakaan itu terjadi. .

Ketua Prasarana Tajuddin Abdul Rahman sebelumnya berusaha mengecilkan ketidakhadirannya di tempat kejadian pada malam kecelakaan, dan mengatakan pada konferensi pers bahwa kedua kereta “berciuman” satu sama lain.

Dia dicopot dari jabatannya dua hari setelah kecelakaan itu.

JARINGAN BERITA STAR/ASIA


Dipublikasikan oleh : Keluaran Sidney

About the author