Indonesia menghadapi penjara karena klip Tiktok yang merendahkan Palestina, SE Asia News & Top Stories

Indonesia menghadapi penjara karena klip Tiktok yang merendahkan Palestina, SE Asia News & Top Stories


JAKARTA (REUTERS) – Seorang petugas kebersihan Indonesia menghadapi hukuman maksimal enam tahun penjara karena melanggar undang-undang dunia maya, setelah ia memposting video di platform media sosial Tiktok yang diduga menyerukan “pembantaian” “babi” Palestina.

Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, adalah pendukung setia Palestina dan klip itu dengan cepat menarik kemarahan polisi di provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Tersangka telah membuat konten Tiktok yang memfitnah negara Palestina dengan kata-kata yang tidak pantas,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Reuters tidak dapat secara independen mengidentifikasi akun Tiktok tersangka. Saluran berita lokal Kompas TV, yang menayangkan klip tersebut, mengatakan bahwa dia telah meminta maaf dan mengatakan bahwa dia telah salah mengira Palestina sebagai Israel.

Tersangka berusia 23 tahun itu didakwa melanggar undang-undang informasi dan transaksi elektronik 2008, yang mengatur aktivitas online, termasuk pencemaran nama baik dan ujaran kebencian.

Undang-undang tersebut telah lama dikritik oleh para aktivis hak asasi yang mengatakan bahwa penafsirannya yang luas memungkinkannya digunakan untuk membungkam perbedaan pendapat, menargetkan lawan pemerintah dan membatasi kebebasan berbicara.

Hampir 700 orang dipenjara dari 2016 hingga 2020 di bawah hukum, menurut data yang dikumpulkan oleh kelompok advokasi digital, Jaringan Kebebasan Berekspresi Asia Tenggara.

Secara terpisah, seorang siswa berusia 16 tahun di pulau Sumatera dikeluarkan karena memposting pesan serupa di Tiktok minggu ini, menurut media lokal.

Mr Erasmus Napitupulu, direktur eksekutif Institute for Criminal Justice Reform, mengatakan menuntut dan mengusir anak muda adalah pendekatan yang salah.
“Respon yang perlu diberikan adalah pendidikan, bukan hukuman,” ujarnya.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengutuk keras kekerasan di Gaza dan dalam sebuah tweet pada hari Sabtu menyerukan Israel untuk mengakhiri apa yang disebutnya agresi.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sedang menuju ke New York untuk menghadiri sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membahas masalah Palestina, kata seorang juru bicara kementerian.


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author