Di tengah ketegangan dengan China, eksportir gandum Australia menarik diri dari pasar utama, Australia / NZ News & Top Stories

Indonesia mendistribusikan obat-obatan secara gratis saat infeksi Covid-19 melonjak menjadi 56.757, SE Asia News & Top Stories


Pemerintah Indonesia pada Kamis (15 Juli) mulai mendistribusikan obat-obatan dan vitamin gratis kepada pasien Covid-19 yang mengisolasi diri di daerah berisiko tinggi karena varian Delta yang sangat menular dari virus corona terus menyebar ke seluruh negeri, mengosongkan rak-rak apotek.

Dalam siaran melalui YouTube, Presiden Joko Widodo mengatakan, sebagai permulaan, 300.000 paket akan dibagikan kepada mereka yang tinggal di pulau Jawa dan Bali yang paling parah dilanda bencana, dengan jumlah serupa lainnya di tempat lain.

Setiap paket akan memiliki obat dan vitamin terapeutik Covid-19 selama tujuh hari, dan akan diberikan kepada pasien tanpa gejala serta mereka yang memiliki gejala ringan hingga sedang termasuk demam dan batuk kering. Obat untuk kelompok yang terakhir akan memerlukan konsultasi dengan dokter dan resep.

Jokowi atau yang akrab disapa Jokowi memerintahkan pengawasan ketat terhadap distribusi paket perawatan gratis yang akan dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto itu.

“Program ini tidak boleh mengganggu ketersediaan obat esensial untuk pengobatan Covid-19 di apotek dan rumah sakit,” kata Presiden.

Jumlah infeksi harian di Indonesia terus melonjak kemarin dengan 56.757 kasus dilaporkan, rekor tertinggi lainnya, karena ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu melampaui India dalam jumlah kasus Covid-19 harian. Total kasus mencapai 2.726.803 termasuk 70.192 kematian.

Fasilitas medis menipis, dan permintaan akan oksigen dan obat-obatan juga melonjak. Karena sejumlah orang mengisolasi diri di rumah dan mengobati sendiri, harga obat-obatan melonjak di apotek dan online. Kementerian kesehatan sejak itu bergerak untuk membatasi harga obat-obatan seperti favipiravir, remdesivir dan ivermectin.

Badan obat dan makanan Indonesia telah mengizinkan ivermectin untuk penggunaan darurat terhadap Covid-19, lapor Reuters, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia, serta regulator Eropa dan AS tidak merekomendasikan penggunaannya untuk pasien Covid-19.

Penjual makanan Dini Wahyuni, 51, mengatakan bahwa dia telah menghabiskan waktu seharian memeriksa rak-rak apotek di Bekasi, di pinggiran Jakarta, untuk mencari obat antivirus, fluvir, untuk saudara lelakinya, yang didiagnosis dengan Covid-19 dan diisolasi di rumah.

“Putra remaja saya dan saya mengendarai sepeda motor kami di sekitar kota sepanjang hari untuk mencari pil antivirus, dan tidak menemukan apa pun. Saya merasa sangat putus asa. Dari pagi hingga gelap, saya mengunjungi semua apotek di kota saya untuk bertanya, tetapi tidak berhasil, “katanya kepada The Straits Times.

Dini, yang baru saja sembuh dari penyakitnya, mengatakan bahwa dia merasa sangat lemah tetapi “tidak punya pilihan”.

Dia mengatakan dia sangat khawatir tentang saudara laki-lakinya, yang juga menderita hipertensi dan masalah jantung, dan telah memberinya obat yang dimaksudkan untuk saudara perempuannya yang lain, yang juga terinfeksi virus corona.

“Saya takut dia tidak bisa bertahan hidup tanpa obat,” katanya.

Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara, pada Kamis (15 Juli) mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap bersabar, dengan mengatakan bahwa obat dan vitamin gratis akan dikirimkan ke rumah masing-masing.

Dia meyakinkan mereka bahwa obat-obatan akan tetap terjangkau.

“Kami ingin masyarakat segera sembuh dari Covid-19, dan kami tidak ingin masyarakat tertekan dengan masalah kelangkaan obat, makanya kami berikan obat gratis,” katanya.


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author