CNB menyita heroin terbesar dalam hampir dua dekade, Courts & Crime News & Top Stories

CNB menyita heroin terbesar dalam hampir dua dekade, Courts & Crime News & Top Stories


Dalam penghancuran heroin terbesarnya dalam 19 tahun, Biro Narkotika Pusat (CNB) menyita sekitar 14,15 kg obat tersebut dalam sebuah operasi yang juga membuat petugas mengangkut sejumlah besar obat-obatan lain.

Pada tahun 2001, CNB memulihkan 14.9kg obat tersebut.

Penggerebekan narkoba pada hari Rabu juga melihat sekitar 2,85kg sabu kristal, juga dikenal sebagai Ice, 7,55kg ganja, 323g fragmen ekstasi, 28 tablet ekstasi, 1.008 tablet Erimin-5 dan uang tunai sebesar $ 12.629 disita dari berbagai lokasi.

Jumlah total yang disita diperkirakan bernilai hampir $ 2 juta.

Tiga pria dan dua wanita, berusia antara 29 dan 55, ditangkap karena dicurigai terlibat.

Berbicara kepada media di markas CNB kemarin, Inspektur Aaron Tang, direktur divisi intelijen CNB, mengatakan: “Bahkan dengan pembatasan pergerakan karena situasi Covid-19, pengedar narkoba masih mengambil taruhan besar dan mengeksploitasi situasi sehingga mereka bisa untung dari kecanduan dan kesengsaraan. “

Tindakan tersebut dimulai pada Rabu sore setelah petugas CNB mencegat sebuah kendaraan di dekat Jalan Siglap dan menangkap dua pria, berusia 55 dan 50, dan seorang wanita berusia 52 tahun. Ketiganya adalah orang Singapura.

Di dalam kendaraannya, petugas menemukan tiga bungkusan berisi sekitar 1,45 kg heroin.

Para pelaku narkoba juga menemukan 3g heroin dan 2g Ice pada pria berusia 50 tahun tersebut.

Sekitar 7g es dan 20 tablet ekstasi ada pada wanita itu.

Jumlah total narkoba yang disita bisa, dalam seminggu, memberi makan 6.740 penyalahguna heroin, 1.630 penyalahguna es dan 1.080 penyalahguna ganja. FOTO ST: NG SOR LUAN

Petugas kemudian membawa wanita itu kembali ke persembunyiannya di dekat Jalan Siglap di mana total 11g heroin, 2g es, satu tablet ekstasi, dan satu tablet Erimin-5 ditemukan.

Dalam operasi lanjutan pada hari yang sama, tim petugas CNB lainnya masuk dan menangkap seorang pria Singapura berusia 35 tahun setelah mengamatinya selama beberapa waktu di dekat blok Dewan Perumahan dekat Jalan Waduk Bedok.

Enam bundel berisi sekitar 2,78kg heroin, satu paket berisi 127g Ice, lima paket berisi sekitar 323g fragmen ekstasi, dan $ 629 tunai diambil darinya.

Petugas menggerebek flatnya di blok yang sama di mana sekitar 8,96 kg heroin, 1,95 kg Es, 2,5 kg ganja, 1.007 tablet Erimin-5, tujuh tablet ekstasi dan uang tunai $ 12.000 disita.

Seorang wanita berusia 29 tahun, yang merupakan penduduk tetap, ditangkap di unit tersebut.

Pria berusia 35 tahun itu diantar ke kendaraannya di mana 944 gram heroin, 763 gram Es, dan 5,05 kg ganja ditemukan.


Narkoba ditemukan di kendaraan pria itu di sekitar Jalan Waduk Bedok. FOTO: BIRO NARKOTIKA TENGAH

CNB mengatakan penyelidikan masih berlangsung.

Jumlah total narkoba yang disita bisa, dalam seminggu, memberi makan 6.740 pengguna heroin, 1.630 pengguna es dan 1.080 pengguna ganja.

“Para penyelundup ini tidak akan berhenti mencoba, tetapi kami juga tidak akan lengah. Mereka tidak akan luput dari hukuman karena mencoba merusak masyarakat kami dengan obat-obatan,” kata Inspektur Tang.

Di bawah Undang-Undang Penyalahgunaan Narkoba, siapa pun yang ditemukan dengan diamorfin lebih dari 15g, atau heroin murni, dapat menghadapi hukuman mati.


Dipublikasikan oleh : Togel Singapore

About the author