Di tengah ketegangan dengan China, eksportir gandum Australia menarik diri dari pasar utama, Australia / NZ News & Top Stories

Buat undang-undang untuk mengatasi masalah, Berita Forum & Berita Teratas


Limbah makanan adalah masalah global dan lokal – memang, ini adalah aliran limbah terbesar di Singapura. Desakan untuk mengurangi sampah rumah tangga, bagaimanapun, hanyalah sebagian dari solusi (Menangani limbah makanan di rumah, 20 Des).

Menurut Badan Lingkungan Nasional, lebih dari 40 persen limbah makanan Singapura dihasilkan di sepanjang rantai pasokan yang terdiri dari importir, grosir, dan pemasok.

Ribuan gerai makanan dan minuman di seluruh pulau, serta ratusan supermarket, merupakan kontributor utama. Mereka sering membuang barang-barang yang tidak laku atau cacat visual secara massal.

Bentuk limbah makanan industri ini dapat diatasi dengan inisiatif komprehensif dan langkah-langkah legislatif.

Supermarket adalah titik awal yang memungkinkan.

Diskon pre-emptive harus diterapkan tidak hanya untuk item makanan jadi yang sensitif terhadap waktu, tetapi juga untuk semua produk yang mendekati tanggal penggunaannya, seperti makanan kaleng atau makanan ringan.

Pedagang juga harus mengembangkan strategi untuk membersihkan stok makanan yang kurang murni, baik itu iklan cerdik untuk menghilangkan stigma populer seputar buah dan sayuran yang cacat, atau sumbangan barang yang tidak terjual untuk tujuan amal.

Prancis, misalnya, telah menjadi pemimpin global dalam mengurangi limbah supermarket, dengan undang-undang tentang limbah makanan yang melarang supermarket membuang makanan yang tidak terpakai dan mewajibkan supermarket dengan ukuran tertentu harus menyumbangkan makanan yang tidak terpakai atau menghadapi denda.

Negara-negara seperti Norwegia, Denmark, Jepang dan Korea Selatan telah memberlakukan pembatasan hukum untuk efek serupa.

Jadi, meski warga Singapura tentu harus berupaya mengatasi limbah makanan di rumah, industri makanan dan regulator negara juga harus berkontribusi banyak.

Paul Chan Poh Hoi


Dipublikasikan oleh : http://54.248.59.145/

About the author