Asisten pribadi direktur jenderal S'pore Food Agency yang bertanggung jawab di bawah OSA dengan detail pemutus sirkuit Covid-19 yang bocor, Singapore News & Top Stories

Asisten pribadi direktur jenderal S’pore Food Agency yang bertanggung jawab di bawah OSA dengan detail pemutus sirkuit Covid-19 yang bocor, Singapore News & Top Stories


SINGAPURA – Asisten pribadi direktur jenderal Badan Pangan Singapura didakwa pada Rabu (21 April) di bawah Undang-Undang Rahasia Resmi (OSA) dengan membocorkan informasi tentang penutupan sekolah selama pemutus sirkuit Covid-19 tahun lalu.

Noorain Jubli, 38, menghadapi dua tuduhan atas komunikasi informasi yang salah – kasus kedua dalam seminggu terakhir. Suaminya Khairul Annuar Zakaria, 39, juga menghadapi satu tuduhan dan tuduhan lainnya karena meminta informasi yang salah.

Informasi tersebut diduga berasal dari draf pernyataan media bersama oleh Kementerian Sosial dan Pembangunan Keluarga dan Kementerian Pendidikan.

Itu untuk mengumumkan rincian pelaksanaan pembelajaran berbasis rumah penuh oleh sekolah dan institut pendidikan tinggi, dan penutupan pra-sekolah dan pusat penitipan siswa.

Noorain telah mengakses informasi rahasia dari kotak masuk email direktur jenderal. Dia diduga mengirimkan informasi tersebut kepada suaminya sebelum dirilis secara resmi. Dia kemudian mengirimkannya ke teman-temannya.

Pada Selasa malam, polisi mengatakan telah menerima laporan tentang kejadian pada 3 April tahun lalu.

Wanita itu rupanya telah mengambil gambar rilis media dari layar komputernya. Dia adalah penerima resmi dari pernyataan media tersebut.

Dia juga diduga telah mengambil foto dari daftar layanan penting yang akan terus beroperasi selama pemutus sirkuit dan mengirimkannya kepada suaminya, atas permintaannya.

Mereka bisa didenda hingga $ 2.000 dan dipenjara hingga dua tahun.

Mereka dibebaskan dengan jaminan $ 5.000 dan diperkirakan akan mengaku bersalah pada 11 Juni.

Enam belas orang lainnya yang menerima informasi dan menyebarkannya akan diberi peringatan tertulis untuk komunikasi yang salah, kata polisi.

Rabu lalu, mantan wakil pimpinan di Kementerian Kesehatan (MOH) didakwa di bawah OSA dengan membocorkan nomor kasus Covid-19 harian Singapura sebanyak 22 kali tahun lalu.

Zhao Zheng, 36, diduga telah membagikan nomor harian di grup WeChat yang memiliki 49 anggota lain, sebelum Depkes secara resmi merilis nomor tersebut.

Dia juga dituduh mendapatkan rincian rahasia pasien Covid-19 tanpa izin dan memberikan informasi tersebut kepada Tang Lin.


Dipublikasikan oleh : Togel Singapore

About the author