AS mencabut sanksi yang dijatuhkan pada jaksa ICC, United States News & Top Stories

AS mencabut sanksi yang dijatuhkan pada jaksa ICC, United States News & Top Stories


WASHINGTON • Amerika Serikat telah mencabut sanksi terhadap jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Fatou Bensouda yang menuai kecaman internasional setelah dijatuhkan oleh pemerintahan mantan presiden Donald Trump.

Langkah tersebut, diumumkan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, mencabut sanksi yang dijatuhkan pada Bensouda atas penyelidikannya apakah pasukan Amerika melakukan kejahatan perang di Afghanistan.

Ini juga menghapus Mr Phakiso Mochochoko, kepala Yurisdiksi ICC, Divisi Pelengkap dan Kerjasama, dari daftar Warga Negara Yang Ditunjuk Khusus.

Dalam sebuah pernyataan, Blinken mengatakan Departemen Luar Negeri juga telah menghentikan kebijakan terpisah tahun 2019 tentang pembatasan visa pada staf ICC tertentu dan menambahkan: “Keputusan ini mencerminkan penilaian kami bahwa tindakan yang diambil tidak tepat dan tidak efektif.”

Pemerintahan Trump tahun lalu menuduh ICC yang berbasis di Den Haag melanggar kedaulatan nasional AS ketika mengizinkan penyelidikan kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Afghanistan, Taliban atau pasukan AS.

Ini menargetkan staf pengadilan pada bulan September dengan pembekuan aset dan larangan perjalanan untuk menyelidiki warga Amerika tanpa persetujuan AS. Amerika Serikat bukan anggota pengadilan.

Seorang juru bicara ICC mengatakan pengadilan dan badan pengaturnya dari negara-negara anggotanya menyambut baik langkah AS tersebut.

“Saya percaya keputusan ini menandakan dimulainya fase baru dari usaha bersama kita untuk melawan impunitas,” kata Silvia Fernandez de Gurmendi, presiden Majelis Negara Pihak – sebutan badan pengatur ICC – dalam sebuah pernyataan.

REUTERS


Dipublikasikan oleh : Keluaran Sidney

About the author