2 anggota parlemen oposisi mengalihkan dukungan ke Muhyiddin, SE Asia News & Top Stories

2 anggota parlemen oposisi mengalihkan dukungan ke Muhyiddin, SE Asia News & Top Stories


Dua anggota parlemen oposisi telah meninggalkan Parti Keadilan Rakyat (PKR) dan berjanji mendukung Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, meningkatkan spekulasi bahwa lebih banyak pembelotan akan terjadi karena Perdana Menteri Malaysia berusaha untuk memperkuat posisinya sebelum Parlemen bersidang berikutnya.

Dalam sebuah posting di halaman Facebook-nya, Tan Sri Muhyiddin mengatakan dia menerima deklarasi undang-undang (SD) kemarin dari anggota parlemen Julau Larry Sng Wei Shien dan anggota parlemen Tebrau Steven Choong Shiau Yoon, yang menyatakan dukungan mereka untuk pemerintahan Perikatan Nasional (PN).

Deklarasi tersebut diserahkan setelah pertemuan Kabinet di ibukota administratif Putrajaya untuk memperingati satu tahun administrasi PN.

“Hari ini, saya menerima SD dari dua anggota parlemen oposisi yang menyatakan dukungan mereka kepada pemerintah PN,” kata Muhyiddin.

“Dukungan ini tentunya akan memperkuat PN Government dalam upaya dan perencanaan penanganan pandemi Covid-19 serta menghidupkan kembali perekonomian negara,” imbuhnya.

Langkah itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Raja, Sultan Abdullah Ahmad Shah, mengatakan Parlemen dapat bersidang selama keadaan darurat, sebuah langkah yang memungkinkan oposisi untuk meluncurkan mosi tidak percaya baru terhadap Muhyiddin.

Atas saran Perdana Menteri, Raja pada bulan Januari telah mengumumkan keadaan darurat nasional yang dapat berlangsung hingga 1 Agustus, ketika Malaysia berjuang untuk mengendalikan infeksi Covid-19 yang melonjak.

Setelah meminta kekuatan darurat, Muhyiddin menangguhkan sidang parlemen, yang juga mengakibatkan mosi tidak percaya terhadapnya terhenti. Namun dia berjanji pemilihan umum akan dilakukan setelah keadaan darurat dicabut.

PN menjadi pemerintahan minoritas pada 12 Januari setelah dua anggota parlemen Umno menarik dukungan mereka, meninggalkannya dengan hanya 109 kursi di 222 kursi Parlemen, dimana dua kursi saat ini kosong. Penambahan Mr Sng dan Mr Choong akan mengembalikan mayoritas tipis PN dari 111 anggota parlemen.

Mr Sng mengundurkan diri sebagai kepala PKR Sarawak pada hari Sabtu, sementara Mr Choong mengundurkan diri sebagai kepala divisi Tebrau setelah berjanji mendukung Mr Muhyiddin.

Secara terpisah, anggota dewan Sebatik Hassan A. Gani Pg Amir juga mengumumkan Kamis lalu bahwa dia akan meninggalkan Parti Warisan Sabah, sekutu koalisi oposisi Pakatan Harapan.

Meskipun dia sekarang menjadi anggota dewan independen, Hassan mengatakan dia sekarang mendukung pemerintah negara bagian Sabah milik PN di bawah koalisi Gabungan Rakyat Sabah.

Diketahui bahwa lebih banyak pembelotan dari oposisi, termasuk dari Warisan, akan terjadi, dan sejumlah pemimpin non-Melayu akan bergabung dengan PN sebelum pemilihan umum berikutnya.

Menanggapi pembelotan, Ketua PKR Wanita Johor Napsiah Khamis mengatakan itu adalah tindakan pengkhianatan terhadap partai dan pemilih, mengingatkan Choong bahwa dia dipilih dengan tiket PKR oleh pemilih yang ingin melihat partai tersebut memimpin daerah pemilihan.

“Pengkhianatan adalah tindakan yang paling menjijikkan; itu mencemari nilai kesetiaan dan menyebabkan kerugian yang berwujud dan tidak berwujud,” katanya dalam sebuah pernyataan kemarin.

“Saya mendesak semua pemilih untuk menggunakan pemilihan umum yang akan datang untuk memastikan bahwa pemimpin palsu seperti itu dikalahkan.”


Dipublikasikan oleh : Togel Online

About the author